Patroli Karhutla Tingkatkan Mitigasi Cegah Kebakaran Lahan

Polres Ogan Ilir tingkatkan Patroli Mitigasi

OGAN ILIR, apakabarsumsel.com — Tim gabungan kembali berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Ogan Ilir. Berdasarkan data per Selasa, 15 September 2026 pukul 17.48 WIB, total 9 titik api di wilayah Tanjung Batu dan Tanjung Raja dinyatakan padam.Rincian titik di Kecamatan Tanjung Batu: Desa Lubuk Keliat, Kec. Lubuk Keliat: 6 titik, luas ±1,8 Ha. Kondisi padam Desa Embacang, Kec. Lubuk Keliat*: 2 titik, luas belum diketahui. Medan sulit dijangkau Desa Tanjung Tambak, Kec. Tanjung Batu: 1 titik, luas ±1 Ha. Kondisi padam Rincian titik di Kecamatan Tanjung Raja: Desa Belanti: 2 titik, luas ±1 Ha. Kondisi padam Desa Siring Alam: 1 titik, luas belum diketahui. Kondisi padam Seluruh lokasi telah dilakukan pengecekan langsung oleh petugas dan dipastikan api tidak lagi menyala.

Kapolres Ogan Ilir AKBP Rizka Aprianti, S.H., S.I.K., M.H_ melalui pesan tertulis, Selasa 15/9/2026, menyampaikan pihaknya konsisten menjalankan 3 strategi penanganan Karhutla.”Upaya preemtif, preventif dan penegakan hukum terus kami jalankan. Namun masih ditemukan oknum yang sengaja membakar lahan. Kami tegaskan tidak akan ada toleransi untuk pelaku pembakaran hutan dan lahan,” ujar AKBP Rizka.

Kasi Humas Polres Ogan Ilir IPTU Mansyur,A.Md.Kep., S.H. juga mengajak masyarakat ikut mencegah Karhutla.”Stop membakar hutan dan lahan. Kebiasaan itu merugikan semua pihak, mulai dari kerusakan lingkungan hingga masalah kesehatan. Apabila melihat ada titik api, segera hubungi petugas terdekat,” imbau IPTU Mansyur.

Polres Ogan Ilir bersama TNI, BPBD, MPA dan pemerintah desa berkomitmen meningkatkan patroli rutin serta edukasi kepada warga di titik-titik rawan Karhutla. (M)