<!-- wp:paragraph -->Sinergi Tanpa Batas, Satgas Gabungan Polres Ogan Ilir Kepung Wilayah Rawan Guna Halau Ancaman Karhutla<!-- /wp:paragraph -->

Sinergi Tanpa Batas, Satgas Gabungan Polres Ogan Ilir Kepung Wilayah Rawan Guna Halau Ancaman Karhutla

OGAN ILIR – Gerak cepat diperlihatkan oleh jajaran Kepolisian Resor Ogan Ilir dalam mengantisipasi potensi bencana kebakaran hutan dan lahan. Memanfaatkan momentum cuaca terik yang melanda, korps berseragam cokelat ini menggandeng kekuatan penuh dari unsur TNI, aparatur kecamatan, perangkat desa, BPBD, Manggala Agni, serta kelompok Masyarakat Peduli Api untuk menyisir zona-zona merah yang rentan terbakar.

Kapolres Ogan Ilir, AKBP Rizka Aprianti, S.H., S.I.K., M.H., mengungkapkan bahwa eskalasi pengawasan di lapangan sengaja ditingkatkan secara masif.Menurutnya, kesiapsiagaan dari tingkat Polres hingga seluruh Polsek jajaran menjadi kunci utama guna memastikan ruang gerak potensi titik api dapat diredam sedini mungkin sebelum meluas.Dalam operasi terpadu yang berlangsung sepanjang akhir pekan, Sabtu hingga Minggu, armada satgas disebar ke berbagai sektor strategis:

Di wilayah Pemulutan, Kapolsek Iptu Mustofa, S.H., bersama personel BKO Polda Sumsel dan tim gabungan bergerak taktis memetakan wilayah rawan, mulai dari kawasan Desa Pegayut hingga berlanjut ke Desa Ibul Besar I dan III.Sementara itu, Korps Polsek Indralaya yang dikomandoi Iptu Rangga Saputra, S.H., M.H., memfokuskan pemantauan pada bentangan lahan tidur di Desa Rambutan, Kecamatan Indralaya Utara.Bergeser ke arah selatan, Polsek Muara Kuang di bawah pimpinan Ipda Harry Setiawan, S.H., M.H., berjalan beriringan dengan Camat dan unsur Forkopimcam setempat untuk masuk ke wilayah perkebunan warga.Langkah serupa juga digalakkan oleh Kapolsek Tanjung Raja, AKP Sondi Fraguna, S.H., M.Si., dengan menyisir area semak belukar di Desa Sungai Pinang III yang dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi.Tak ketinggalan, pemetaan berbasis koordinat lapangan juga dilakukan oleh jajaran Polsek Rantau Alai. Dipimpin Iptu M. Ibnu Irfan, S.H., personel menyusuri jalur hijau dari Desa Mekarsari hingga Desa Kelampain untuk memeriksa vegetasi rawa mineral yang mulai mengering.Gencarkan Sosialisasi dan Edukasi Hukum di LapanganSelain melakukan pengawasan fisik, satgas terpadu ini juga mengedepankan pendekatan persuasif dan edukatif kepada masyarakat.Petugas di lapangan secara aktif menyebarkan Maklumat Kapolda Sumsel sekaligus menancapkan spanduk peringatan di titik-titik strategis agar mudah terlihat oleh warga.Kepada para petani dan pekebun yang ditemui, petugas mengingatkan secara humanis agar meninggalkan kebiasaan lama membersihkan sisa lahan dengan cara dibakar.Kesadaran kolektif untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan di area semak kering juga menjadi materi edukasi yang terus ditekankan.

Petugas menegaskan, aturan hukum akan ditegakkan secara tegas tanpa pandang bulu, baik berupa kurungan penjara maupun sanksi denda bagi siapa saja yang terbukti memicu kebakaran lahan.Melalui kerja keras dan koordinasi yang solid, seluruh rangkaian patroli akhir pekan ini berhasil diselesaikan dengan aman dan kondusif.Hasil pemantauan visual maupun satelit mengonfirmasi wilayah hukum Polres Ogan Ilir bersih dari kepulan asap dan berada pada status nihil hotspot.