Patroli Terpadu di Rantau Alai, Polisi Sisir 2 Hektare Lahan Rawan Karhutla

OGAN ILIR – Polsek Rantau Alai melaksanakan patroli terpadu pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) pada Sabtu 17 Oktober 2026 di wilayah Kecamatan Rantau Alai. Kegiatan ini sebagai langkah antisipasi di tengah cuaca cerah yang berpotensi meningkatkan kerawanan karhutla.

Kondisi cuaca di Desa Mekarsari Kecamatan Rantau Alai pada pukul 13.00 WIB terpantau cerah dengan suhu 36°C. Berdasarkan info hotspot, tidak ditemukan titik api atau nihil kejadian karhutla di wilayah tersebut.

Patroli dilaksanakan oleh 4 personel Polri yakni Aipda Rocky Menako, Aipda Tio Padli, Bripka Rully Saputra, Bripka Hendri Apriyadi, 1 Babinsa TNI dan 3 orang warga. Tim menyisir areal rawan karhutla seluas 2 hektare di koordinat 3.4134477S, 104.7165486E dengan vegetasi rawa semak, jenis tanah mineral dan status lahan APL.

Hasil pemantauan di lapangan, tim tidak menemukan kejadian karhutla dengan potensi kebakaran kategori sedang. Konsentrasi penduduk di sekitar lokasi cukup sering dengan aktivitas berkebun. Sarana prasarana karhutla seperti sumber air masih terbatas.

Selain patroli, Bhabinkamtibmas juga melaksanakan sambang ke desa-desa rawan dan memberikan himbauan Kamtibmas larangan membuka lahan dengan cara dibakar. Personel turut mengajak Masyarakat Peduli Api (MPA) untuk berperan aktif dalam pengendalian bahaya karhutla serta menyebarkan maklumat Kapolda Sumsel dan pemasangan spanduk stop karhutla.

Kapolsek Rantau Alai IPTU Muhammad Ibnu Irfan, S.H. menyampaikan patroli dilakukan dari Desa Mekarsari menuju Desa Kelampain sebagai bentuk kesiapsiagaan. Hingga akhir kegiatan, situasi wilayah hukum Polsek Rantau Alai aman dan kondusif, perkembangan lanjut akan dilaporkan kembali.