Pantang Surut di Medan Kering, Satgas Karhutla Polda Sumsel Jinakkan Api di Pegayut Ilir

OGAN ILIR – Kesiapsiagaan personel kepolisian dalam mengantisipasi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali diuji. Sebuah insiden kebakaran lahan yang sempat berkobar di kawasan Desa Pegayut Ilir, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, akhirnya berhasil diredam sepenuhnya setelah petugas bertarung di lapangan selama belasan jam.

Peristiwa ini mula-mula terendus lewat deteksi titik panas (hotspot) pada Minggu pagi (27/9/2026) sekira pukul 06.35 WIB. Bergerak cepat atas temuan tersebut, AKP Suhendra, S.H., M.Si., selaku Perwira Pengendali (Padal) Karhutla Aman Nusa II Posko Pegayut, langsung mengarahkan pasukan gabungan menuju titik lokasi di koordinat -3.055556, 104.775556.

Di lokasi, tim dari BKO DitSamapta Polda Sumsel Posko Pegayut yang bahu-membahu bersama personel Polsek Pemulutan mendapati lahan seluas kurang lebih 1 hektar sudah dikepung asap dan kobaran api. Situasi di lapangan kian pelik lantaran wilayah sekitar sama sekali tidak menyediakan pasokan air untuk operasional pemadaman.Kendati dihadang kendala ketiadaan air, tim bentukan Polri ini tidak mengambil langkah mundur. Dengan memanfaatkan secara optimal keandalan mesin pompa utama yang terpasang pada armada karhutla DitSamapta Polda Sumsel, petugas terus melakukan lokalisir area guna memutus jalur penjalaran api.

Perjuangan tanpa jeda dari pagi hingga malam hari itu akhirnya membuahkan hasil manis. Kapolsek Pemulutan, AKP Anugrah Angga Oktari, S.H., memastikan bahwa amukan si jago merah berhasil dipadamkan total pada pukul 20.40 WIB, di mana luasan lahan yang berhasil diselamatkan dari pembakaran langsung mencapai ± 0,5 hektar.

“Kami terus mengingatkan dan mengimbau masyarakat luas untuk menyetop karhutla. Mari bersama-sama kita jaga lingkungan yang sehat,” tegas AKP Anugrah Angga Oktari di akhir keterangannya.Hingga saat ini, kondisi di tempat kejadian perkara (TKP) dipastikan telah aman, kondusif, dan bebas dari sisa bara api.

Sementara itu, jajaran kepolisian masih terus melakukan pendalaman dan penyelidikan guna mencari tahu sumber awal maupun penyebab utama yang memicu kebakaran lahan tersebut.