Kapolres Ogan Ilir AKBP Rizka Aprianti Turun Langsung Padamkan Karhutla di Tol Indralaya-Palembang KM 06.200 B

OGAN ILIR – Lahan di sekitar Jalan Tol Indralaya-Palembang tepatnya di KM 06.200 B jalur B terbakar hebat pada Jumat malam 10 Oktober 2026. Kebakaran yang terjadi sekira pukul 20.25 WIB itu menimbulkan kobaran api besar dan kepulan asap tebal yang membubung tinggi hingga terlihat dari kejauhan dan berpotensi mengganggu jarak pandang pengendara di jalan tol.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Polres Ogan Ilir langsung mengerahkan personel gabungan ke lokasi kejadian. Tim yang diterjunkan terdiri dari Satgas Kamtib Polres Ogan Ilir, Sat Lantas Polres Ogan Ilir, Polsek Pemulutan, serta tim Manggala Agni Kabupaten Ogan Ilir. Kendaraan taktis Armored Water Cannon (AWC) Sat Samapta Polres Ogan Ilir juga dikerahkan masuk melalui pintu tol Pemulutan untuk bergabung melakukan pemadaman langsung di titik api.

Kapolres Ogan Ilir AKBP Rizka Aprianti, S.H., S.I.K., M.H. terpantau hadir langsung di lokasi untuk memantau dan memimpin proses pemadaman bersama jajaran. Didampingi Wakapolsek Pemulutan, Kanit Sosek, Kanit Propam dan personel BKO Polda Sumsel, Kapolres memastikan seluruh personel bekerja maksimal agar api tidak merembet ke area yang lebih luas. Terlihat dalam foto di lapangan, Kapolres mengenakan topi lapangan dan berdiri di dekat kendaraan AWC Polisi sambil memantau kobaran api yang masih menyala di seberang guardrail tol.

Proses pemadaman berlangsung cukup alot mengingat kondisi lahan yang kering dan angin yang cukup kencang pada malam hari. Tim gabungan berjibaku melakukan penyemprotan air menggunakan AWC dan alat pemadam manual milik Manggala Agni. Hingga pukul 22.32 WIB, api masih dalam proses pemadaman dan tim masih terus melakukan pendinginan di lokasi.

Kapolres Ogan Ilir AKBP Rizka Aprianti menegaskan pihaknya akan terus berupaya memadamkan api karhutla bersama tim gabungan. “Kami terus berupaya padamkan api karhutla bersama tim gabungan, jangan sampai api meluas dan mengganggu aktivitas masyarakat serta pengguna jalan tol,” tegas Kapolres di lokasi kejadian.

Pihaknya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Ogan Ilir untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Polres Ogan Ilir akan menindak tegas pelaku pembakaran hutan dan lahan yang sengaja dilakukan karena dampaknya sangat merugikan masyarakat luas, baik dari segi kesehatan maupun keselamatan berlalu lintas.