Bahu-Membahu di Garis Depan, Cara Forkopimca Muara Kuang Rangkul Warga Jaga Lahan dari Karhutla

OGAN ILIR – Kesadaran menjaga alam tidak bisa tumbuh sendirian. Prinsip inilah yang dipegang teguh oleh unsur Tiga Pilar Kecamatan Muara Kuang saat turun langsung menyusuri area rawan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada Sabtu, 5 Oktober 2026.

Sejak pukul 14.00 WIB, sebuah pemandangan penuh sinergi terlihat di kawasan pedesaan Muara Kuang. Camat Muara Kuang, Kapolsek Muara Kuang, serta Babinsa Koramil Muara Kuang berjalan beriringan dengan perangkat kecamatan. Tak sendirian, langkah kaki mereka diikuti oleh anggota Masyarakat Peduli Api (MPA) dan warga lokal yang sehari-hari menggantungkan hidup dari hasil kebun di sekitar lahan tersebut.

Kapolsek Muara Kuang, IPDA Harry Setiawan, S.H., M.H., mengungkapkan bahwa kehadiran tim gabungan hingga ke titik-titik koordinat paling rawan bukan sekadar untuk berpatroli, melainkan untuk membangun benteng pertahanan bersama masyarakat melalui pendekatan yang persuasif dan humanis.

“Mencegah Karhutla adalah kerja bersama. Melalui patroli Tiga Pilar ini, kami ingin menyentuh langsung kesadaran masyarakat. Menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah kebakaran lahan bukan hanya tugas aparat, tapi tanggung jawab kita semua yang hidup di atas tanah ini,” ujar IPDA Harry Setiawan.

Sambil memetakan area rawan, dialog hangat terjadi antara petugas dan para pekebun di lapangan. Tim Forkopimca memberikan edukasi mendalam mengenai dampak buruk Karhutla yang bisa merusak ekosistem, mengancam kesehatan anak-cucu akibat kabut asap, hingga melumpuhkan urat nadi perekonomian warga.

Petugas mengingatkan warga dengan cara yang menyentuh hati agar meninggalkan kebiasaan lama membuka lahan dengan cara dibakar. Di sisi lain, warga juga diajak menjadi mata dan telinga bagi desa mereka sendiri, dengan segera melaporkan ke posko terdekat jika melihat adanya kepulan asap sekecil apa pun di sekitar perkebunan.

Kolaborasi tulus antara Polri, TNI, Pemerintah Kecamatan, BPBD, dan masyarakat ini membuahkan hasil yang manis. Hingga seluruh rangkaian patroli selesai, tidak ditemukan adanya titik api yang muncul. Suasana di Kecamatan Muara Kuang pun dilaporkan tetap aman, berudara bersih, dan sepenuhnya kondusif.