Melawan Terik 36°C, Personel Polsek Rantau Alai Blusukan ke Lahan Rawa Demi Cegah Karhutla


Melawan Terik 36°C, Personel Polsek Rantau Alai Blusukan ke Lahan Rawa Demi Cegah Karhutla

OGAN ILIR – Jarum jam menunjukkan pukul 14.00 WIB ketika matahari di atas langit Desa Mekarsari, Kecamatan Rantau Alai, sedang terik-teriknya. Termometer mencatat suhu udara menyengat hingga 36°C, sebuah kondisi cuaca cerah ekstrem yang menuntut kewaspadaan penuh terhadap ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada Senin, 5 Oktober 2026.

Di tengah sengatan panas tersebut, empat personel Polsek Rantau Alai—Aipda Rocky Menako, Aipda Tio Padli, Bripka Rully Saputra, dan Bripka Hendri Apriyadi—bersama dua orang warga lokal, tetap melangkahkan kaki menyusuri areal vegetasi rawa dan semak belukar seluas 2 hektar. Langkah kaki mereka mengarah hingga ke Desa Sukananti Baru guna memastikan tidak ada kepulan asap yang muncul.

Kapolsek Rantau Alai, IPTU Muhammad Ibnu Irfan, S.H., mengungkapkan bahwa meski data satelit mendeteksi hotspot atau titik panas nihil, pengawasan fisik di area berstatus Lahan Penggunaan Lain (APL) ini tidak boleh longgar. Wilayah ini tergolong rawan karena kerap didatangi masyarakat setempat untuk beraktivitas kebun.

“Kadar air bahan bakar di semak dan rawa saat ini masuk kategori sedang, yang artinya potensi api berkobar tetap ada jika dipicu kelalaian manusia. Oleh karena itu, kehadiran tim di lapangan sangat krusial,” jelas IPTU Muhammad Ibnu Irfan.

Sambil menyeka keringat, para personel Bhabinkamtibmas tersebut melakukan pendekatan humanis kepada para pekebun yang mereka temui. Petugas secara telaten menyebarkan Maklumat Kapolda Sumsel serta memasang spanduk imbauan bertuliskan ‘Stop Karhutla’. Warga diingatkan secara tegas namun persuasif agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar.

Tak hanya itu, polisi juga merangkul kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA) setempat, mengajak mereka menjadi garda terdepan yang aktif memantau dan mengendalikan potensi kebakaran di lingkungan masing-masing.

Perjuangan tim terpadu di bawah cuaca terik ini membuahkan hasil positif. Hingga sore hari, tidak ditemukan adanya titik api sekecil apa pun di wilayah hukum Polsek Rantau Alai. Situasi kawasan pedesaan tersebut dilaporkan tetap aman, sejuk dari kepulan asap, dan sepenuhnya kondusif.